Senin, 10 November 2014

Masjid Bawah Tanah



Assalamu’alaikum.. :)
Hai akhi, ukhti, disini saya mau berbagi sedikit cerita nih tentang ‘Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al-Maghribi’ yang ada didalam komplek Ponpes Syekh Maulana Mahgribi yang ada di Dusun Wire, Kel. Gedongombo, Kec. Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Tau nggak sih..?? Masjid ini memanfaatkan Lorong Goa alias perut bumi sebagai tempatnya. Yaps, bangunan masjid ini berada dibawah permukaan bumi, atau di bawah tanah gitu, dan Masjidnya itu Amazing banget. Awesome pokoknya. :)


Ini adalah pintu masuk dan lorongnya yang akan mengantarkan kita menuju masjid sekaligus pesantren bawah tanah ini. Kesan awal saya masuk kesitu udah melongo aja, saking kerennya, sampe gak bisa komen apapun, dengan lampu-lampu dari batuan alam, lantai juga dilapisi bebatuan serta arsitektur bangunan yang unik kayak di Asia Tengah sana, bikin hati damai banget, dan serasa dekat sekali dengan Allah SWT. Subhanalloh, J sampai nggak sadar kalo ada tulisan “Dilarang Memotret” atau tulisan apapun disitu, yang saya tahu, saya bisa foto. Hehe (buat pak Kyai, maafin saya yah.. J )
Beberapa meter dari pintu masuk... kalian akan disambut dengan pemandangan ini.. Terdapat segala macam stalagtit dan stalagmit yang sudah mengering dan menjadi batuan kapur.







Nah itu lampu kayaknya bisa berubah-ubah warna gitu, lapisan luar lampu itu dari batuan pualam apa yak, jadi keras banget dan Hangat kalo dipegang, (tapi katanya gak boleh dipegang) hehe..
Setelah melewati lorong pintu masuk, kalian akan tiba di altar/aula depan yang cukup luas, dan pastinya dihiasi dengan stalagtit dan stalagmit. Terus masih ada kelelawarnya juga. Tapi hanya beberapa foto yang bisa saya ambil, karena sudah keburu ditegur sama pengelola dan saya baru sadar kalo tidak boleh memotret. Dan beruntungnya foto-foto ini tidak dihapus, saya sendiri tidak tau alasannya kenapa tidak boleh difoto, tapi intinya dibolehkan juga to. (Alhamdulillah..) :)


Nah, untuk bagian dalam yang lain dari masjid ini saya tidak bisa memberikan dokumentasi lagi, J tapi bisa saya ceritakan bahwa didalam masjid ini panoramanya sangat indah, dengan lorong-lorong yang jadi seperti labirin, karena saking banyaknya dan juga sedikit seram, karena suasana dalam tanah yang gelap dan hanya diterangi oleh lampu-lampu dan sedikit berhawa dingin, jadi terkesan agak seram. Namun, dibalik semua itu terdapat keindahan yang tak ternilai. Dibalik keindahan tersebut selalu tersimpan banyak sejarah, sejarah dari awal menemukan goa, mendapat ide mengajar di dalam goa, Desain dari goa itu sendiri, Isinya apa aja sampai mendapatkan petunjuk dari Syaikh Maulana Maghribi.
Setelah mendapatkan materi dari pengelola yang diberikan amanat langsung dari KH. Subhan Al-Mubarok, Pemimpin sekaligus pengasuh Pondok Pesantren disini, kami diarahkan menuju pintu keluar yang ternyata harus muter-muter lokasi dan naik tangga berkali-kali. tapi view.nya tetap oke... :)
Ini ada beberapa foto lagi diluar area masjid, dan ini sudah dibolehkan untuk mengambil gambar sebanyak-banyaknya. asiikkk..










 yah sekiranya seperti itulah gambaran tentang masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al-Maghribi, semoga bisa memotivasi kalian untuk menyempatkan diri kesana, bersilaturahim dan berziarah ke makam para Wali yang telah berjasa menyebarkan Agama Islam terutama di Jawa ini, :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar